Harga Kamera Terbaru
Sedang memuat Preview Canon EOS M5 dan M10 di Indonesia Terbaru ...

Preview Canon EOS M5 dan M10 di Indonesia Terbaru

Friday, June 9th, 2017 - CANON

Kamera Canon – Aku demikian ketertarikan saat memperoleh berita bila dua unit kamera mirrorless terbaru dari Canon yakni EOS M5 serta EOS M10 barusan datang ke meja redaksi infofotografi untuk diuji.

Inilah Preview Canon EOS M5 dan M10

Canon EOS M5 dan M10

Canon EOS M5 dan M10

EOS M5 datang dengan lensa kit EF-M 18-150mm f/3. 5-6. 3 IS STM, sedang EOS M10 dengan lensa EF-M 15-45mm f/3. 5-6. 3 IS STM. Kami pastinya butuh saat untuk menguji keduanya, termasuk juga seperti apa kemampuannya, kwalitas hasil fotonya serta lensanya. Namun sebagai impresi awal, bolehlah aku tuliskan di sini hands-on preview untuk berikan deskripsi umum tentang ke-2 kamera ini.

EOS M5 serta EOS M10, keduanya menggunakan sensor ukuran APS-C

Canon EOS M5 adalah kamera top end mirrorless Canon dengan sensor 24 MP serta kekuatan auto konsentrasi Dual Piksel AF, seperti DSLR 70D/80D di model live view. Kamera ini aku saksikan telah penuhi semuanya checklist fotografer biasanya, seperti ergonomi bodi yang baik, bermacam tombol serta roda, jendela bidik, monitor lipat (serta dapat selfie juga walau dilipat ke bawah), ada juga hotshoe untuk menempatkan flash eksternal atau mic external (ada juga mic input di kamera ini).

EOS M5 termasuk juga kecil namun masih tetap cukup cocok ditangan saya

Di Indonesia, Canon EOS M5 mungkin saja masih tetap tidak sering ada yang miliki, karna masih tetap relatif baru. Atau mungkin saja banyak pula yang masih tetap belum mengetahui apa keunggulan dari kamera yang harga nya nyaris sama juga dengan EOS 80D ini. Walau sebenarnya EOS M5 menurut aku miliki manfaatonalitas yang efisien baik dalam soal fotografi ataupun videografi. Di bagian memphoto, kamera ini miliki hasil photo yang bagus, dengan warna khas Canon serta penyusunan Picture Style paling baru seperti setting strength, fineness serta treshold untuk mengatur level ketajaman. Auto fokusnya termasuk juga cepat bahkan juga untuk konsentrasi kontinu (AI Servo), hingga dapat dihandalkan juga untuk photo tindakan serta berolahraga. Monitor sentuhnya juga dapat digunakan untuk jadi touch pad AF waktu kita lihat lewat jendela bidik.

Penyusunan selanjutnya untuk Picture Style

Penyusunan Time Lapse movie
Dalam soal video mungkin saja orang bakal keluhkan tak ada feature 4K dari EOS M5. Namun bila yang diperlukan yaitu kekuatan full HD saja, EOS M5 telah cukup komplit. Sebutlah umpamanya dapat merekam video dengan manual eksposur, dapat 50 fps, ada stabilisasi (IS) digital yang dapat dipadukan dengan IS di lensa, serta ada time lapse movie juga. Yang tak ada di sini cuma pilihan kompresi All-I yang didapati di 70D keatas.

Terlihat atas serta belakang dengan beragam tombol serta roda untuk mengatur setting kamera.
Dari pengujian singkat yang aku cobalah untuk photo tindakan, kemampuan burst serta konsentrasi kontinu masih tetap mampu meladeni tindakan yang bergerak cepat, walaupun terkadang ada pula photo yang fokusnya meleset. Namun dibanding dengan EOS M yang lebih dahulu ada, memanglah M5 ini miliki kemampuan konsentrasi paling baik. Namun ya bila dibanding dengan DSLR jadi tetaplah belum dapat menyeimbangi kemampuan konsentrasi kontinu DSLR karna lain langkah kerjanya.

Bagaimana dengan EOS M10? Kamera mungil ini kelihatannya tak perlu dibahas panjang lebar karna telah disukai beberapa orang sebagai kamera mirrorless murah meriah yang pas untuk travel, selfie serta vlogging. Ya karna harga jualnya yang 5 jutaan saja jadi tak heran bila kamera ini laku manis. Basicly, aku menginginkan menguji kamera ini untuk tunjukkan seperti apa kemampuan serta hasil photo dari kamera yang mungkin saja kurang diperhitungkan karna harga nya yang termasuk murah ini. Namun dimuka aku juga mengerti bila kamera EOS M10 ini memanglah kamera basic, beragam feature kelas atas mungkin saja tak ada di sini ; namun untuk feature yang esensial tak perlu di khawatirkan karna biasanya telah ada di EOS M10. Terlebih dengan sensor APS-C 18 MP yang setara dengan EOS 700D, jadi masalah hasil photo harusnya tak perlu diragukan.

Waktu lensa diputar ke posisi 15mm jadi bakal sedikit memanjang

Aku bahas dari tinjuan fisik dahulu. EOS M10 memanglah kecil, sepintas serupa kamera saku seri PowerShot, bila ditangan wanita kelihatannya kamera ini lebih cocok. Lensa kitnya juga kecil karna zoomnya di buat pendek (15-45mm saja), serta saat ini dengan design lensa yang dapat dipendekkan waktu tak digunakan (collapsible zoom). Tak ada roda P-Tv-Av-M dibagian atas, namun kita dapat menemuinya lewat Menu (ya memanglah bakal memperlambat kita waktu ingin ganti model dengan cepat). Memutari tombol shutter ada hanya satu roda yang utama untuk ganti beragam setting, karna di belakang tak didapati roda lain, cuma terdapat banyak tombol saja. Memanglah filosofi EOS M10 kelihatannya menginginkan mengoptimalkan monitor sentuhnya hingga tombol fisik dapat dikurangi (sedikit ruangan tersisa juga bila lihat ukuran kamera ini yang kecil).

Terlihat atas belakang dengan monitor dilipat ke atas

Oke, sesudah aku jelajahi feature serta menu EOS M10, aku temui sebagian feature yang tidaklah terlalu utama memanglah tak ada di kamera ini. Umpamanya EOS M10 tak sediakan tanda level horizon (namun tetaplah ada live histogram), tak ada Kelvin WB, tak ada AEB (Bracketing), dll. Dibagian Menu juga merasa lebih simpel tidak ada My Menu, juga tak ada penyusunan menu untuk Exposure Simulation. Dibagian yang penyusunan basic seperti ISO juga tak dapat ditata kelipatan 1/3 stop, juga auto konsentrasi ruang tak dapat dirubah ukuran kotaknya.

Beragam pilihan memphoto untuk pemula lewat Auto, Creative Assist serta Scene Mode

Isi dari Creative Auto yang lebih gampang dipahami pemula sekalipun
Namun untuk keperluan fotografi ataupun videografi yang basic, EOS M10 berikan feature yang cukup komplit. Umpamanya untuk yang belum tahu setting kamera ada beragam tips scene model atau creative model yang menolong. Tinggal atur saturasi, dampak serta tingkat blurnya jadi hasil photo dapat dimaksimalkan tanpa ada tahu teorinya. Aku yang telah mengetahui berbagai kamera digital cukup suka dengan beragam feature bonus yang didapati di EOS M10, seperti HDR, focus peaking, manual movie (komplit dengan penyusunan manual audio serta ada stereo built-in mic juga), manual flash power, sampai sensor cleaning. Masalah kemampuan dari kamera ini memanglah termasuk juga umum saja, auto konsentrasi lumayan walaupun tidaklah terlalu cepat, shoot kontinu kamera ini dapat bukanlah yang termasuk juga cepat, sekitaran 4 fps saja namun masih tetap memenuhi untuk keperluan basic.

Preview Canon EOS M5 dan M10 di Indonesia Terbaru | admin | 4.5