Harga Kamera Terbaru
Sedang memuat 4 Bulan Menjelajah dengan Kamera yang Sama ...

4 Bulan Menjelajah dengan Kamera yang Sama

Saturday, June 10th, 2017 - INFO KAMERA

Menjelajah dengan Kamera yang Sama – Empat bulan paling akhir ini aktivitas aku cukup padat, terkecuali teratur mengajar, aku juga memimpin sebagian tur fotografi, salah satunya ke Vietnam, Bromo, Eropa, pantai Sawarna (Banten), Jepang serta besok ke Kamboja.

Berkelana dengan Jenis Kamera yang Sama

Kamera Penjelajah

Kamera Penjelajah

Nyaris tiap-tiap trip aku di tanya apa yang perlu dibawa. Tiap-tiap trip pastinya tidak sama, jadi itu baiknya di tanyakan pada tur leader/mentor atau pelajari dengan jeli type fotografi serta subyek yang bakal dipotret. Aku pernah menulis artikel yang mengulas lensa-lensa yang praktis untuk dipakai. Dasarnya, lensa zoom yang mencakupi rentang fokal sekitaran 24-100mm (ekuivalen full frame) praktis untuk dibawa.

Aku pribadi saat ini memakai kamera Leica SL (Typ 601) serta lensa SL 24-90mm f/2. 8-4 sebagai kamera paling utama aku. Serta hingga sekarang ini aku senang dengan hasil photo yang aku dapatkan serta fleksibilitas kameranya untuk beragam type fotografi yang aku temui di lapangan.

Kisah Menjelajah Memakai Satu Kamera

Memanglah terkadang ada rasa kurang lebar serta tele, namun untuk kepraktisan serta agar beban tidaklah terlalu berat terlebih waktu traveling yang jalannya jauh, jadi lensa telefoto umumnya ditinggal, serta untuk mensiasatinya aku bakal lakukan cropping bila diperlukan.

Untuk mensiasati pojok lebar, aku membawa Sigma DP0 Quattro, kamera aneh dengan lensa 14mm (ekuivalen 21mm karna sensor kamera ini APS-C). Sesekali aku gunakan kamera ini bila ada panorama yang menuntut untuk memakai lensa yang lebih lebar dari 24mm. Sesungguhnya inginnya bawa lensa lebar SL 16-35mm, namun lensa baru ini baru bakal ada th. depan.

Dengan dua kamera ini, berat keseluruhan yang aku butuh bawa yaitu 2. 5 kg. Bisa disebut tidaklah terlalu enteng, namun tak berat. Perlengkapan photo ini aku masukan ke tas ransel KATA DL 467 Review yang praktis karna banyak kantong untuk mengatur aksesori, desainnya low profile serta relatif enteng (1 kg saja). Dengan backpack, keseimbangan serta beban terdiri serta tak bikin pundak cepat pegel.

Untuk tripod, di lokasi-lokasi memanglah butuh, terlebih yang ada sunrise serta sunsetnya, atau waktu main di pantai. Bila untuk traveling jelajah kota, human interest, tripod tak diperlukan. Waktu aku ke Jepang umpamanya, tripod aku tinggal di rumah saja. Di tur photo Kamboja, aku mesti bawa tripod karna ada jadwal sunrise-sunsetnya, namun hanya sehari saja, jadi waktu tak diperlukan, tripod dapat ditinggal di hotel atau di van.

Waktu tur photo Kamboja tanggal 6-10 Desember 2016 ini, aku akan membawa kamera baru yakni hp Huawei P9. Mungkin saja beberapa rekan-rekan telah tau kalau Huawei serta Leica th. ini bekerja bersama dalam bikin kamera serta lensa hp. Serta aku memiliki kesempatan menguji kamera hp ini. Sesungguhnya kamera di hp ini ada dua, lensanya juga. Satu kamera berwarna, satu lagi monokrom/black & white. Beritanya, model monokrom hp ini begitu baik dibanding dengan kamera hp yang lain. Oleh karenanya, aku penasaran serta tur Kamboja ini begitu pas untuk mengujinya.

Hingga sekarang ini, aku rasa konfigurasi yang aku bawa nyaman untuk aku, serta produktivitas motret juga bertambah karna kamera bawaan aku sederhana serta lensanya dapat mencakupi banyak kondisi pemotretan. Referensi aku untuk penghobi fotografi yaitu baiknya tak membawa banyak kamera serta lensa. Memanglah, perasaan semakin lebih aman, namun konsentrasi kita jadi kurang mantap bila mesti gonta-ganti kamera atau lensa. Walau yang dibawa kamera mirrorless yang beratnya relatif enteng, namun bila membawa dua kamera serta 4-5 lensa penambahan, ujung-ujungnya beratnya mendekati 10 kg serta butuh tas yang besar juga. Bila memanglah profesional sih ingin tidak ingin, karna tambah baik miliki back-up dari pada berbeda sekali.

4 Bulan Menjelajah dengan Kamera yang Sama | admin | 4.5